Untuk dapat mengaitkan dengan paparan radiasi sehari-hari, kita harus tahu sumber-sumber radiasi mana yang tidak begitu berarti sehingga dapat diabaikan dan mana yang berarti sehingga kita harus melakukan sesuatu untuk mengatasinya
Radiasi ionisasi terus menerus mengalir masuk ke tubuh kita. Sebagian
berasal dari alam. Bahkan Adam dan Hawa pun terpapari radiasi. Juga
semua binatang purba. Tidak ada hubungannya sama sekali dengan ulah
manusia. Sekarang ini sebagian dari dosis radiasi tahunan diakibatkan
oleh kegiatan manusia. Lebih-lebih, sebagian dari dosis tersebut
diterima dengan sengaja, yaitu karena pengobatan medik dengan radiasi
atau karena pekerjaan yang berhubungan dengan radiasi, sementara
sebagian lagi didapatkan dengan tidak sengaja, yaitu dari ledakan nuklir
dan kecelakaan-kecelakaan yang melepaskan debu radioaktif ke
lingkungan.
Untuk dapat mengaitkan dengan
paparan radiasi sehari-hari kita harus tahu sumber-sumber mana yang
tidak begitu berarti sehingga dapat diabaikan dan mana yang berarti
sehingga kita harus melakukan sesuatu untuk mengatasinya
Ketika kita membicarakan tentang radiasi yang memapari masyarakat umum,
hal pertama yang hinggap di pikiran kita adalah tenaga nuklir, debu
radioaktif dari Chernobyl dan ujicoba senjata nuklir, radiasi sinar-X,
radiasi latar belakang dan radon. Sampai pada tingkat tertentu semua ini
penting tetapi urutan peringkatnya tentu kebalikan dari urutan di atas.
Gas radon radioaktif di dalam rumah menyebabkan kita menerima dosis
rata-rata lebih tinggi daripada gabungan sumber-sumber radiasi lainnya.
Yang kedua menurut urutan pentingnya adalah radiasi latar belakang
normal dan yang ketiga adalah penggunaan radiasi secara medik. Sisa
sumber radiasi dapat diabaikan jika dibandingkan dengan ketiganya. Dosis
tambahan akibat debu radioaktif adalah paling rendah dan pengaruh dari
pembangkit tenaga nuklir bahkan tidak dapat diukur.
Industri dan pembangkit listrik tenaga fosil (batubara, gambut, minyak,
gas alam) melepaskan sejumlah kecil radioaktivitas ke lingkungan.
Misalnya, batubara mengandung sejumlah zat radioaktif seperti uranium,
radium, thorium, dan polonium yang dilepaskan ke lingkungan bersama-sama
dengan gas buangan. Zat yang sama juga ditemukan dalam minyak dan
gambut walaupun jumlahnya lebih kecil. Dan bila gas alam dipompakan ke
luar dari bumi, gas tersebut mengadung radon radioaktif yang juga lepas
ke udara.

Karena radon di dalam rumah merupakan sumber radiasi yang paling penting
bagi umat manusia, kita akan membicarakannya lebih rinci. Radon dalam
rumah merupakan masalah, khususnya di negara-negara yang rumah-rumahnya
perlu pemanasan serta musim dinginnya berlangsung lama dan sangat
dingin. Ketika harga energi pemanas naik tajam pada tahun 1970-an,
rumah-rumah baru dibangun lebih tertutup rapat daripada sebelumnya.
Rumah-rumah disekat rapat dan jendela-jendela yang bahkan tidak dapat
dibuka dilapisi dengan tiga lapis kaca. Dengan cara ini udara yang telah
dipanasi tidak dapat keluar. Biaya energi dapat dihemat.
Pada saat itu, gas radon yang keluar dari tanah juga terperangkap. Radon
bukan merupakan suatu masalah dalam rumah-rumah tua yang memiliki ruang
sempit di bawah lantai. Dari bawah lantai ini radon akan keluar ke
udara terbuka dan dengan cepat berbaur serta konsentrasinya tidak pernah
mencapai ketinggian yang membahayakan.
Di dalam rumah, konsentrasi radon dengan mudah dapat meningkatkan sampai
ratusan bahkan ribuan becquerel per meter kubik. Ada rumah-rumah yang
konsentrasinya puluhan ribu Bq per meter kubik udara (lihat Bab III).
Konsentrasi tertinggi umumnya ditemukan di daerah-daerah yang tanahnya
memiliki uranium di atas rata-rata, dan mengandung batu kerikil dan
pasir sehingga gas mudah lewat. Nilai konsentrasi tertinggi sudah tentu
ada pada ruang bawah tanah dan lantai dasar.

Di banyak negara kita dapat meminta sebuah alat ukur radon dari pejabat
proteksi radiasi, atau kantor pekerjaan umum setempat, atau pejabat
kesehatan. Metode yang paling umum dan murah adalah dengan memasang
dosimeter radon di dalam rumah selama satu atau dua bulan. Setelah
periode pengukukar, dosimeter dikembalikan ke lembaga yang menyediakan
pelayanan pengukuran, dan mereka akan memeriksa hasilnya. Ada juga alat
pengukur berharga mahal yang dapat mengetahui konsentrasi gas radon
dalam sekejap.
Jika kita ingin mengetahui konsentrasi radon dalam rumah, maka
disarankan untuk melakukan pengukuran pada musim dingin, ketika nilai
konsentrasinya berada pada tingkat tertinggi. Di musum dingin, tanah di
sekeliling rumah membeku kecuali tanah yang berada di bawah rumah, dan
gas radon akan menuju ke arah rumah. Selain itu, udara hangat dalam
rumah akan naik ke udara dan akibatnya menghisap udara dibawahnya. Oleh
karena itu dapat diasumsikan bahwa rata-rata konsentrasi radon secara
tahunan adalah lebih rendah dari pada nilai konsentrasi yang diukur pada
waktu musim dingin.

Rumah tua tidak perlu direnovasi besar-besaran bila konsentrasi radonnya
kurang dari 400 Bq per meter kubik. Pengurangan nilai radon seringkali
masih mudah dilakukan dengan cara sederhana, misalnya dengan menutup
rapat lubang di bawah rongga tempat pipa masuk dan rongga antara dinding
dan lantai. Jika konsentrasi radon masih terlalu tinggi kita terpaksa
melakukan pekerjaan yang lebih mahal, misalnya membuat perangkap radon
disamping pondasi rumah. Dengan cara ini gas radon dihisap keluar dengan
tekanan negatif.
Contoh-contoh di atas hanyalah beberapa petunjuk dan pedoman tentang
jenis tindakan apa yang perlu dipertimbangkan oleh seseorang bila
konsentrasi radon dalam rumahnya sudah terlalu tinggi. Kadang-kadang
ventilasi mekanis sangat berarti untuk memperbaiki keadaan. Jika anda
perlu melakukan tindakan terhadap radon yang terlalu tinggi di dalam
rumah, pihak berwenang dapat memberikan petunjuk yang lebih rinci dan
pemecahan teknis sesuai dengan keinginan anda.
sumber : http://www.batan.go.id
Tidak ada komentar:
Posting Komentar