Minggu, 18 Mei 2014

Conte, Stay with Us, Please!

Signora1897ers, spekulasi yang paling santer diberitakan akhir-akhir ini adalah tentang bertahan atau tidaknya Antonio Conte di Turin bersama Juventus. Meskipun telah meraih sukses bersama The Old Lady dengan raihan scudetto di tahun ketiganya secara berturut-turut, isu sang pelatih akan hengkang berhembus sangat kuat. Kabarnya, hubungan Conte dengan Presiden Juventus, Andrea Agnelli agak renggang karena sesuatu hal yang sepertinya hanya kedua belah pihak yang mengetahuinya. Di luar semua itu, tentunya para juventini tidak berharap Conte akan meninggalkan Juventus karena ialah kunci dibalik kesuksesan La Vecchia Signora beberapa tahun terakhir ini.

DN16_ConteAgnelli
Dukungan agar Juventus mempertahankan Conte pun muncul dari salah satu pemain tengah terbaik Italia, Andrea Pirlo. Berbicara kepada Sky Sport 24, berikut pandangan sang midfielder tentang sang pelatih, Juventus dan tentang karirnya di masa depan:

Allenamento Juventus
“Conte telah memberikan kami banyak hal dan saya harap hari Minggu nanti bukanlah game terakhirnya bersama I Bianconeri. Tiga tahun ini Conte telah membawa kami meraih 3 titel Serie A jadi saya berharap hari itu bukanlah pertandingan terakhir Conte. Masa depan saya? Kurang lebih kami telah mencapai kesepakatan di dalam kontrak, saya harap kabar tersebut akan diumumkan beberapa hari kedepan. Rekor 99 poin merupakan sebuah hal yang penting. Kami memiliki kesempatan untuk mencapai 102 poin dan kami tidak akan melepaskannya begitu saja. Kekuatan kami ada di dalam tim, dalam sebuah tim yang telah menyatu kami memiliki Tevez dan Llorente. Namun faktor kemenangan adalah semangat yang ada dalam tim ini, kekompakan antara para pemain dan pelatih. Kalah di Liga Eropa merupakan sebuah penyesalan yang besar karena saya pikir bahwa Juve lebih kuat daripada Benfica dan Sevilla. Sayangnya kami tidak sukses waktu itu. Namun pengalaman yang telah kami lewati merupakan sebuah langkah untuk membuat segalanya lebih baik. Menang di Eropa merupakan hal yang tidak mudah, lihatlah tim seperti PSG dan Manchester United. Sepakbola adalah seperti ini, banyak tim yang bermain tapi hanya satu tim yang menang. Untuk menang memerlukan keseriusan. Berbicara tentang Giorgio Chiellini yang menyikut Miralem Pjanic, bagi saya itu bukanlah aksi kekerasan. Sepakbola adalah olahraga yang memerlukan kontak fisik. Kemudian tentang Piala Dunia, tujuan paling minimal kami adalah lolos dari fase grup. Selanjutnya kita lihat apa yang akan terjadi. Brazil merupakan favorit juara namun dalam sepakbola apapun bisa terjadi. Iklim disana merupakan bagian yang penting bagi kami dan bagi semua tim karena kami harus beradaptasi dengan iklim tropis di Brazil.”
Selanjutnya, pembicaraan tentang masa depan Antonio Conte di Juventus akan dilakukan pihak manajemen klub setelah musim ini secara resmi berakhir. Hal tersebut diungkapkan Beppe Marotta yang juga berbicara pada Sky Sport 24.
DN16.05 Contee
“Atmosfer di Juventus Stadium kemarin sangat menyenangkan, final Liga Eropa dimana banyak berdatangan pelatih-pelatih dari berbagai negara, juga kedatangan salah seorang pelatih terbaik, Sir Alex Ferguson. Jadi saya pikir merupakan hal yang wajar jika Conte berbicara dan meminta saran kepada Sir Alex tentang masa depannya sebagai pelatih. Saya hanya menegaskan bahwa situasi diantara kami sangat nyaman. Minggu ini merupakan minggu terakhir di liga, seperti yang kami katakan, untuk mengunci tujuan kami yang luar biasa sementara kami menyiapkan pesta scudetto. Setelah pertandingan ini, musim 2013/2014 secara resmi berakhir dan minggu depan kami akan berbicara soal masa depan, termasuk masa depan pelatih. Para fans tidak perlu cemas akan pernyataan Conte. Conte adalah pelatih yang telah siap, seorang pelatih yang memiliki efek yang besar dalam meraih tujuan-tujuan tim, yang mana dengan jelas kecemasan fans merupakan kecemasan yang beralasan. Bisakan saya membayangkan Juventus tanpa Conte? Saya mengapresiasi apa yang Conte telah lakukan, dia adalah salah satu pelatih terbaik. Selebrasi di hari Minggu? Seperti biasa di keprotokolan liga, penyerahan piala akan dilakukan oleh Presiden Lega Calcio, Roberto Beretta, lalu kami akan melakukan tur di dalam kota dengan pelatih dan tim yang telah memiliki musim yang hebat. Kami akan merayakan kemenangan ini bersama para fans. Selanjutnya di hari Senin atau Selasa kami akan berkonsentrasi pada musim depan dan tujuan pertama adalah membuat status kepelatihan definitif. Surat kabar yang beredar bersenang-senang dengan beragam teori tentang pelatih-pelatih yang siap untuk kami, tapi kami tidak berkonsentrasi pada hal tersebut. Selain itu, ‘big investments’ merupakan hal yang tidak mungkin musim depan. Tugas kami adalah mencapai hasil yang memuaskan dengan skuad yang kompetitif, namun harus diselaraskan dengan kerja yang keras di belakang layar dan menghormati parameter ekonomi yang ada. Beberapa rencana transfer tidak lebih dari khayalan belaka.”
Tentu saja merupakan hal yang wajar bagi Conte untuk meminta sesuatu setelah apa yang dilakukannya bersama Juventus di tiga tahun terakhir ini. Yang paling penting adalah kedalaman skuad yang mungkin saja telah membuat sang pelatih kebingungan menerapkan beberapa pilihan strategi dengan kualitas tim saat ini. Hal ini merupakan pekerjaan rumah yang berat bagi manajemen Juventus: mempertahankan Conte dan melakukan transfer yang cerdas. Diluar semua itu, tentu saja kita berharap masih akan melihat Antonio Conte berteriak di pinggir lapangan saat para pemain bertanding musim depan. Please keep him with us!

Have a great day, Signora1897ers! Fino alla Fine! Forza Juventus!!! Are you ready for scudetto party???   ;-) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar